Tidak dapat dipungkiri banyak bos-bos besar di indonesia adalah seorang ethnis tionghoa atau orang china.
Orang china dikenal dengan ketekunan dan keuletannya menjalani sebuah bisnis. Jadi tidak heran bila mereka banyak memegang atau memimpin sebuah perusahaan di indonesia. Sedangkan masyarakat asli indonesia hanya menjadi seorang karyawannya saja.
Berikut ini perbedaan prinsip orang china dan pribumi.
★ Orang cina memiliki prinsip bahwa "orang sukses adalah orang yang memanfaatkan waktu semaksimal mungkin"
✩ Orang pribumi memiliki prinsip "untuk selalu memanfaatkan setiap waktu luang buat bersantai dan bermalas-malasan".
★ Orang cina memandang bahwa "banyak berinvestasi adalah perjalanan dasar untuk menggapai kekayaan, sedangkan bunga tabungan takkan sanggup membawa kepada kekayaan".
✩ Orang pribumi berpikir "akan kaya dengan banyak menabung", tertera jelas dalam pribahasa "menabung pangkal kaya". dan memandang investasi adalah sesuatu yg menakutkan dan membuat jatuh miskin
★ Orang cina menganggap bahwa dengan "menjadi pengusaha maka akan memberikan nilai lebih untuk sukses dibandingkan menjadi karyawan".
✩ Orang pribumi "lebih seneng menjadi karyawan/ pegawai". karena adanya jaminan uang pensiun dan gaji yang tetap setiap bulannya. Mungkin kebanyakan mereka berfikir jika menjadi seorang pengusaha akan banyak kerugiannya sedangkan menjadi karyawan yang mereka tahu mereka bekerja dan mendapat gaji diakhir bulannya.
★ Anak-anak orang cina menjadi kaya karena mewarisi bisnis orang tua yang telah berjalan bertahun-tahun dan tak perlu merintis dari nol.
✩ Anak-anak pribumi menjadi miskin dan pengangguran karena orang tuanya tidak mewariskan usaha apapun. Orang tuanya tidak mengerti caranya berbisnis atau berusaha. bagi yang mempunyai bapak atau ibunya sebagai seorang karyawan/pegawai, tidak mungkin mereka mewariskan profesi dan jabatannya pada anaknya karena mereka hanyalah karyawan/pegawai bukan pemilik dari perusahaan itu.
★ Pengusaha cina "tak pernah puas untuk mengejar target lebih tinggi".
✩ Sedangkan para pribumi "selalu merasa puas dengan apa yang mereka peroleh".
★ Orang Cina "selalu menjaga citra, karena citra yang rusak akan sulit dibangun kembali, sedangkan uang yang hilang bisa dicari kembali"
✩ Orang pribumi "selalu menjaga agar keuangannya tetap stabil". hingga menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang. Karena mereka berpikir uang yg hilang sulit untuk didapatkan lagi.
★ Orang Cina bisa "kaya bukan karena banyak uang, namun lebih kepada memiliki banyak aset".
✩ Orang pribumi bisa "kaya bukan karena memiliki banyak aset, tapi dengan cara menjual aset".
★ Orang cina mempunyai konteks bahwa "Bekerja keras tidak selalu identik dengan bekerja fisik ekstra lama atau berlebihan". Yang bisa bekerja adalah manusia dan uang. Jika hasilnya sama, mengapa bukan uang yang harus bekerja keras.
✩ sedangkan dalam konteks orang pribumi bahwa "Bekerja keras selalu identik dengan bekerja fisik ekstra lama/ berlebihan". Mereka rela kehilangan waktu demi uang daripada dihabiskan dengan keluarga.
Meskipun kita terlahir sebagai pribumi kita harus bisa lebih dari orang cina karena kita harusnya lebih tahu banyak tentang lingkungan kita dibandingkan dengan orang cina ataupun pendatang lainnya.