Sebagai makhluk sosial, sudah seharusnya kita tidak membeda-bedakan sesama berdasarkan agama, suku, ras mereka. Di dunia ini, kita adalah sama dan akan membutuhkan pertolongan ketika kita kesulitan. Kita pun disarankan untuk membantu sesama yang memerlukan pertolongan karena suatu saat kita akan membutuhkan mereka. Namun, beberapa orang tidak menganggap hal ini penting. Mereka akan menolong berdasarkan agama, suku, dan ras. Sebuah akun Youtube, melakukan sosial eksperimen untuk menguji seberapa besar rasa peduli mereka terhadap orang berbeda agama.

Seorang wanita bernama Maja akan memakai hijab dan berpura-pura hamil besar. Dia akan menguji kepedulian orang sekitarnya ketika dia merintih kesakitan. Banyak dari mereka hanya melihat saja dan tidak mau membantu Maja. Beberapa dari mereka pura-pura tidak melihat Maja dan seakan-akan menutup mata ketika Maja mengeluh sakit.

Bahkan ketika Maja duduk di depan toko kecil, dia diusir secara kasar oleh pemilik toko. Belum ada yang mau menolong Maja. Ketika Maja berpapasan dengan seorang laki-laki dan berkata kalau dia sedang sangat kesakitan, laki-laki itu hanya berkata bahwa ia merasa kasihan tanpa berbuat apa-apa. Waktu berlalu namun tidak ada seorang pun yang mau membantu Maja bahkan untuk sekedar meminjamkan handphone.




Melihat kondisi ini, akhirnya teman Maja, Kawsar ikut serta berakting dalam sosial eksperimen ini. Maja yang sedang duduk di sekitar kumpulan remaja wanita, didekati Kawsar dan bertanya mengenai kondisinya, “Apakah kamu baik-baik saja? Apa kamu sedang hamil dan membutuhkan bantuan?”

“Aku merasa kesakitan dan aku tidak tahu harus berbuat apa. Ya, aku sedang hamil,” jawab Maja. Kemudian Kawsar pun meminta sekumpulan remaja untuk membantu Maja. Begitu banyak orang yang lewat tapi tidak ada seorang pun yang mau melihatnya. Dari situ baru mereka bertanya apa yang Maja butuhkan, mereka baru memberinya air minum. 

Tak lama seorang remaja wanita kemudian membantu Maja agar tenang dan meyakinkan dirinya tidak akan terjadi hal buruk karena mereka akan membantu Maja. Maja memuji perlakuan remaja wanita itu karena sudah berbaik hati menolong Maja padahal banyak orang tidak mau menolongnya hanya karena penampilan dan agama Maja. Remaja itu pun berkata biarpun agama kita berbeda tapi kita adalah sama.

Semoga sosial eksperimen ini mengingatkan kita semua agar tidak membeda-bedakan orang. Tolonglah sesama jika kita mampu menolong mereka, jangan tutup mata dan pura-pura tidak melihat. Semoga bermanfaat :)

Sumber : Youtube