Satu lagi kisah cinta yang bakal bikin baper banyak netizen. Yup, pasalnya wanita ini sangat beruntung. Dia memiliki alergi parah sejak usia muda, di mana tubuhnya bereaksi terhadap banyak pemicu. Bahkan dia alergi terhadap suaminya sendiri!

Namanya adalah Johanna Watkins, berusia 29 tahun menderita alergi di usia muda, tubuhnya bereaksi dari banyak pemicu dan menyebabkan migrain, nyeri seluruh tubuh serta kesulitan bernapas.




Namun, kondisi itu tidak membuatnya kehilangan cinta sejati. Ia menikah dengan kekasihnya tahun 2013, Scott Watkins.

Johanna mengalami kelainan sistem kekebalan tubuh langka yang dikenal sebagai Sindrom Aktivasi Sel Mast (MCAS). Dalam kondisi ini, ia menyebabkan sel-selnya melepaskan zat kimia yang salah ke dalam sistem kekebalan tubuhnya. Dia menjadi sangat alergi terhadap semua bau-bauan bahkan semua masakan di rumah. Bayangin betapa sedihnya.



Kabarnya dia juga alergi sama orangtuanya sendiri, tapi anehnya tidak alergi dengan ketiga saudara kandungnya. Mungkin karena memiliki ‘aroma’ kimia yang sama.

Sekarang dia tinggal di tempat temannya di sebuah ruangan di mana pintu dan jendelanya telah disegel. Kamar ini memiliki sistem pemurnian udara khusus yang memungkinkan dia menjalani kehidupan normal. Dia keluar dari kamar hanya saat harus pergi ke rumah sakit atau menemui dokter.



Alerginya sangat parah, dia makan beberapa makanan yang sama setiap hari karena dia bereaksi terhadap hampir segala sesuatu kecuali beberapa makanan seperti domba, chuck roast, mentimun dan wortel. Satu-satunya cairan yang bisa diminumnya adalah air. Bayangin dia nggak bisa makan bermacam-macam makanan enak seperti kamu sekarang.



Kisah cinta Johanna Watkins dan pasangannya Scott memang patut mendapat apresiasi. Pasalnya, mereka berusaha untuk hidup normal bersama selama beberapa tahun tapi belum juga berhasil.



Mereka tinggal di rumah yang sama, Scott tidur di kamar tidur lantai bawah sementara Johanna tinggal di kamar utama. Dia bahkan membangun rumah bertekanan dengan perabotan dipanaskan untuk membantu mencegah alergi, tapi itu tidak cukup, mereka harus pindah lagi karena Johanna alergi terhadap bau cat.



Uniknya lagi, pasangan ini berkomunikasi melalui Skype karena Scott tidak dapat berada di sampingnya.

“Saya tidak bisa terlalu dekat, saya tidak bisa memeluknya dengan aman, saya tidak bisa memeluknya tanpa menyakitinya,” ujar Scott. Meski begitu mereka tetap mengarungi bahtera rumah tangga dengan bahagia.



Sumber: erabaru.net