Sebagai orang tua, sangat penting untuk memperhatikan anaknya, jangan sampai seperti kejadian tragis satu ini. Seorang bocah meninggal karena orang tuanya lupa kalau dirinya berada di dalam mobil.

Bocah bernama Rafli yang masih 2 tahun ini diduga kehabisan oksigen. Hal mengenaskan itu sudah dikonfirmasi Kapolsek Tanjungkarang Barat, Kompol Hapran.

Saat itu, Rafli yang sedang tidur sedang berada di dalam mobil dengan keadaan tertutup, dan kondisi di luar panas. Jadi otomatis oksigen di dalam tidak ada.

Rafli ditemukan meninggal di dalam mobil di kediamannya Jalan Purnawirawan Gang Swadaya 5 Kelurahan Gunung Terang, Kecamatan Langkapura, Jumat (12/1/2018) lalu sekitar pukul 13.00 WIB.



Berdasarkan keterangan saksi, sang bocah terkunci di dalam mobil warna hitam milik orangtuanya Intan dan Ferry. Saat ditinggalkan, Rafli dalam posisi tengah tertidur di kursi mobil bagian tengah.

Kapolsek menjelaskan kronologi kejadian ini menurut saksi.

Hari itu, orang tua korban pergi bersamanya ke pasar untuk belanja karena ada hajatan. Setelah selesai berbelanja, mereka pun pulang ke rumah. Sesampainya dirumah, mereka sibuk menurunkan barang belanjaan dan lupa bahwa buah hatinya masih berada di dalam mobil. Dua jam kemudian, orangtua Rafli baru mengingat bahwa anaknya masih berada di dalam mobil. Kalang kabut orangtua langsung mengecek mobil.

Mereka menemukan tubuh Rafli sudah lemas. Rafli segera dilarikan ke Rumah Sakit Advent. Namun sayangnya, dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa Rafli sudah tak tertolong. Dia harus menghembuskan nafas terakhirnya.

Nah, akibat kelelaiannya, orangtua akan dipanggil dan dimintai keterangan oleh penyidik. Setelah selesai diperiksa, hasilnya itu akan dilihat dan dianalisa polisi.

"Apakah akibat kelalaian orangtua atau ada faktor lain. Untuk kasusnya juga apakah akan ditingkatkan pidana atau tidaknya juga belum bisa disimpulkan sekarang, karena kedua orangtua korban harus diperiksa dulu," ungkap Kapolsek.

Menyeramkan sekali yah sob, hanya karena kelupaan, nyawa anaknya sudah tidak tertolong. Jangan lupa sebar artikel ini untuk mengingatkan teman-teman dan keluargamu agar kejadian serupa tidak lagi terjadi.

Sumber: Tribun