Pernahkah kamu merasakan sakitnya putus cinta? Seberapa sakitnya itu? Menurutmu, cewek atau cowok yang lebih sakit?

Mungkin kita merasa cewek yang lebih sakit karena cewek lebih rentan terhadap hal-hal emosional, memiliki perasaan lebih halus dan hati yang lebih sensitif. Tapi hasil penelitian benar-benar di luar dugaan semua orang!




Hasil penelitian menunjukkan reaksi pertama pria dan wanita saat putus bertolak belakang, bahkan cara move on pun berbeda jauh.

Universitas London meneliti sebanyak 5.705 peserta dan mengukur tingkat kesakitan mereka secara psikologis dan biologis saat putus. Hasilnya, rasa sakit yang dirasakan oleh wanita jauh lebih besar daripada pria.

Salah satu profesor pun menyebutkan bahwa hal ini disebabkan wanita lebih banyak menuangkan perasaannya ke dalam suatu hubungan dibanding pria.

Tetapi penelitian juga menunjukkan walaupun rasa sakit yang dirasakan wanita lebih besar, namun seiring waktu berjalan, rasa sakitnya akan pelan-pelan hilang dan pada akhirnya akan pulih kembali.

Tapi, lain dengan pria. Pria bisa dengan cepat keluar dari kesedihan atau sakit hati, tapi rasa kehilangan baru perlahan-lahan memasuki hati mereka seiring waktu berlalu.



Rasa kehilangan ini akan tertinggal dalam hati pria untuk waktu yang lama. Sampai mereka menyadari itu, mereka akan mulai mencari "pengganti" untuk memenuhi rasa kehilangan itu, atau yang lebih parah, ada juga pria yang merasa bahwa selamanya rasa kehilangan itu takkan bisa terpenuhi.



Satu lagi hasil penelitiannya, menurut norma sosial, pria dituntut untuk sseperti "gentleman", pria sejati, tidak seharusnya meneteskan air mata karena masalah perasaan, untuk itu mereka terbiasa untuk menyembunyikan kesedihannya, hingga lama-lama rasa sakit itu tak tersalurkan dan terus menghantui mereka.

Wah ternyata bukan cuma cewek yang sakit kalau putus, cowok juga, bahkan bisa lebih parah, cuma tidak ditunjukkan saja, tidak ingin terlihat lemah.

Sumber: bigthink