Banyak yang menginginkan meskipun bukan cinta pertama namun pasti ingin menjadi cinta yang terakhir untuk seseorang. Begitu juga aku, aku yang pertama kali merasakan jatuh cinta setelah bertemu denganmu.

Saat hujan waktu itu, tak sengaja kita bertemu saat berteduh. Kita saling pandang, hanya saling memandang, tak lebih. Namun hati berkata lain, aku merasakan ada yang beda dari caramu menatap aku, dan ada yang beda apa yang kurasa dalam hati.



Iya tanpa sadar aku telah menaruh hati padamu. Sepertinya memang takdir membawa kita untuk bersama, saat itu kita bertemu lagi untuk yang kedua kalinya. Kamu bersama teman-temanmu, dan aku memperhatikanmu dari jauh. Namun saat itulah kamu tersenyum padaku. Betapa bahagianya aku saat itu.

Hari berganti hari, hingga saat itu hari pertama kalinya kamu menjemputku untuk kencan bersama. Kamu menungguku di depan gerbang, aku bahagia, kamu orang yang pertama kali membuatku merasa orang yang paling berarti di dunia ini.



Banyak hal yang kita lakukan bersama, banyak hal yang kita habiskan dengan penuh suka cita. Kamu berhasil membuatku berpikir bahwa kamulah cinta pertama dan berharap menjadi cinta terakhirku.



Namun tiba-tiba ada yang beda, kamu berubah. Saat itu seperti kamu kembali mengambil anak panah yang telah kamu tancapkan di dalam dada. Sakit memang, setelah semua waktuku kuhabiskan denganmu, kini tiba-tiba kamu berubah.



Kamu tak lagi menjadikanku yang utama, kamu sering mengabaikanku saat aku bicara di depanmu, kamu seperti lebih nyaman dengan handphone mu saat bersamaku. Ini bukan yang kuinginkan dari kisah yang pernah membahagiakan.

Kini aku menyadari bahwa  ternyata kamu yang paling membuatku bahagia, juga orang yang paling membuatku terluka.



Hingga akhirnya waktu itu benar-benar terjadi. Kamu yang dulu pernah menjadi mengangkatku setinggi langit, kini kamu menjatuhkanku ke jurang yang begitu dalam. Kita berpisah.

Meski itu sakit, aku tetap bisa bangkit. Aku percaya bahwa tidak semua cinta pertama bisa menjadi yang terakhir. Sekeras apapun kita mencoba untuk bersama, jika memang kita tidak ditakdirkan untuk bersama pasti akan berpisah juga.

Ada banyak hal yang bisa Aku ambil dari kisah ini, aku telah belajar banyak hal, aku belajar mencintai, belajar tertawa, belajar menangis, dan belajar melepaskan. Dan suatu saat jika aku bisa jatuh cinta lagi, pasti akan mencintai dengan cara lebih baik lagi.

Kisah ini Aku tulis untuk semua yang pernah mengalami cinta pertama namun tak menjadi cinta terakhirnya.

Sumber: Youtube