Cara membedong bayi ala jilbab
1. Tempatkan 2 kain atau selimut untuk bedong bayi di permukaan yang rata, kemudian perlahan tempatkan bayi di atas kain bedong, tepat di bagian tengah.

2. Pastikan kedua lengan bayi Anda berada di bawah dan mengapit tubuhnya. Tarik sudut selimut dekat lengan kirinya menutupi lengan kiri dan dadanya, kemudian selipkan sudut selimut tersebut di bawah sisi kanan tubuhnya (berikan sedikit kelonggaran agar bayi dapat bebas bergerak).

3. Putar atau lipat ujung bawah selimut tersebut dan tarik ke sisi lengan kanannya kemudian selipkan ke bawah tubuhnya.

4. Tarik sudut selimut dekat lengan kanannya menutupi lengan kanan dan dadanya, kemudian selipkan sudut selimut tersebut di bawah sisi kiri tubuhnya (berikan sedikit kelonggaran agar bayi dapat bebas bergerak).

Nah sekarang untuk bagian jilbabnya.
5. Caranya mirip-mirip, hanya saja kita buat agar kain membungkus kepala bayi.

6. Kemudian sama seperti cara tadi, tarik sudut selimut dekat lengan kirinya menutupi lengan kiri dan dadanya, kemudian selipkan sudut selimut tersebut di bawah sisi kanan tubuhnya.

7. Putar atau lipat ujung bawah selimut tersebut dan tarik ke sisi lengan kanannya kemudian selipkan ke bawah tubuhnya.

8. Tarik sudut selimut dekat lengan kanannya menutupi lengan kanan dan dadanya, kemudian selipkan sudut selimut tersebut di bawah sisi kiri tubuhnya.

Selesai deh!
Tips aman membedong bayi
1. Pastikan bunda tidak membedong si kecil terlalu ketat terutama dibagian dada, kaki dan pinggang. Tanda membedong sudah tepat, si kecil masih bisa membengkokan kakinya sedikit keatas.

2. Khusus dikawasan tropis seperti Indonesia, dimana suhu tidak terlalu dingin, gunakan kain untuk bedong dari bahan 100% katun dan selimut ekstra umumnya tidak diperlukan. Pantau suhu bagian punggung atau dada si kecil menggunakan thermometer atau telapak tangan bunda untuk memastikan mereka tidak kedinginan atau kepanasan.
Kapan sebaiknya bayi tidak perlu dibedong lagi?
Menurut The American Academy of Pediatrics, bayi sudah tidak perlu dibedong lagi ketika bayi sudah mulai bisa berguling. Biasanya bayi sudah bisa berguling mulai usia 4 sampai 6 bulan. Tetapi, karena perkembangan bayi yang berbeda-beda, mungkin juga ada bayi yang sudah bisa berguling saat usianya belum mencapai 4 bulan.