Sebuah sosial eksperimen kali ini datangnya dari seorang prankster terkenal, Josh Paler Lin. Siang itu Josh iseng ingin memberikan uang 100 dollar (1.2 juta rupiah) kepada pengemis di pinggir jalan.

”Ini banyak sekali! Bagaimana cara aku menghabiskan uang segini banyak?” tanya pengemis sambil terharu

Setelah ia memberikan uang itu, ia penasaran dan diam-diam mengikuti bagaimana cara pengemis itu menghabiskan uangnya.

Pengemis itu berjalan ke arah toko minuman keras. Dari situ Josh sempat menyesal dan menyangka bahwa pengemis itu adalah pecandu minuman keras

Namun, apa yang terjadi kemudian membuat Josh terkejut bukan main...

Pengemis itu keluar dari toko tersebut membawa tas berisi makanan, bukannya minuman alkohol. Lalu pengemis itu pergi membagikan makanan tersebut kepada orang-orang yang kurang mampu.

Setelah pengemis itu membagikan habis makanan, Josh segera berlari dan menemui pengemis itu. Dan ia berkata “Aku dari tadi mengikutimu dan apa yang kamu lakukan semua terekam dalam kamera. Aku minta maaf sebelumnya karena telah berprasangka buruk kepadamu, karena kau masuk ke toko alkhohol. Aku kira kau adalah seorang pecandu, dan ternyata kau membelikan makanan dan membagikan untuk orang yang berkekurangan. Itu mengharukan bagiku!” ujar Josh


“Ya, karena ada beberapa di dunia ini yang tidak bisa diberi dengan uang. Dan aku bahagia bisa memberikan kasihku untuk mereka!”
Mendengar perkataannya, tergerak hati Josh untuk memberikan pengemis itu lebih banyak uang. Tak hanya itu, ia juga mendirikan halaman pengumpulan donasi bagi pengemis itu.
Dari kisah pengemis itu mengajarkan kepada kita bahwa mungkin dia adalah orang yang miskin harta, tapi beruntungnya ia bukan orang yang miskin hati.
Sumber: goodtimes